Asmaul Husna

Gallery

kunkerjabar2910-02112007a kunkerjabar2910-02112007u kunkerjabar2910-02112007r kunkerbanten17122007d

Biografi Singkat

Dr. H. Anwar Sanusi, SE.,SH.,MM, dilahirkan Indramayu, pada tanggal 11 September 1953 dari Ayah H. Djumadi Adiwidjaja (alm) dan Ibu Hj. Siti Aisyah. Ia anak keempat dari delapan bersaudara. Pada tahun 1974 ia menikah dengan Hj. Sri Wahyuni, dikarunia satu orang putra yaitu Adri Eka Lazuardi, dan dua orang putri yaitu Ayu Dwi Wulansari, dan Ajeng Tri Hidayati, seorang cucu laki-laki, yang bernama Azriel Albani Lazuardi dan seorang cucu perempuan bernama Ayla Callista Az-Zahra.

Sekolah Dasar diselesaikan tahun 1964 di SDN II Indramayu, Sekolah Menengah Pertama diselesaikan tahun 1968 di SMPN I Indramayu, dan selanjutnya menyelesaikan Sekolah Pertanian Menengah Atas tahun 1971 di SPMA Negeri Indramayu. Pada tahun 1975 masuk ke Fakultas Shipping Economics, Sekolah Tinggi Ketatalaksanaan Pelayaran Niaga d/h Institut Pelayaran Niaga, Jakarta, dan lulus pada tahun 1982. Tahun 1985 masuk ke Fakultas Hukum Universitas Tarumanegara, Jakarta, dan lulus pada tahun 1989. Tahun 2000 lulus Program Magister Manajemen Universitas Krisnadwipayana, Jakarta. Pada tahun 2002 ia memasuki Program Doktor Ilmu Ekonomi Program Pascasarjana Universitas Borobudur, Jakarta.

Pada tahun 1972 ia memulai bekerja di BRI cabang Indramayu sampai dengan tahun 1975. Tahun 1976 bekerja di PT. Handfsat Forwarder’s sampai dengan tahun 1977. Pada tahun 1977 mulai bekerja di PT. Trikora LIoyd, Jakarta, sebagai staf pada Disbursement Account Section. Pada tahun 1982 bekerja di PT. Gesuri LIoyd, Jakarta, sebagai Assistant & Deputy Manager of Verification. Tahun 1987 sebagai Dosen merangkap Kepala Biro Administrasi Akademik pada Sekolah Tinggi Teknologi Kelautan (STTK) Hatawana, Jakarta. Pada tahun 1990 sebagai Pembantu Direktur Bidang Akademik (Pudir I) pada Akademi Manajen Perdagangan Triguna (AMTRI).

Tahun 1997 sebagai anggota DPR RI Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP) dan duduk di Komisi IV dan Komisi VIII, dan aktif sebagai anggota Pansus Kasus Bank Bali. Pada tahun 2000-2004, sebagai anggota Komisi Pemeriksa Kekayaan Penyelenggara  Negara (KPKPN). Tahun 2004 sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR RI yang membidangi Perindustrian, Perdagangan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Koperasi dan UKM, Penanaman Modal, KPPU, dan Badan Standarisasi Nasional Indonesia.

Mulai tahun 1997 sampai dengan sekarang, masih aktif mengajar sebagai Dosen di beberapa perguruan Tinggi di Jakarta, dan saat ini sebagai Ketua pada Sekolah Tinggi Ilmu  Ekonomi (STIE) Triguna, Jakarta, masa bakti 2005-2009, dengan Jenjang Kepangkatan Dosen sebagai Lektor Kepala.

Pengalaman lainnya, pada tahun 1979 sampai dengan tahun 1980 ditugaskan ke Mesir (Alexanderia) dan Eropa Barat (Belanda, Inggris, Jerman Barat, Spanyol, Perancis, Italy, dan Belgia) dalam rangka mempelajari bongkar muat barang. Pada tahun 2002 ke Singapura dan Malaysia, dalam rangka studi banding (anti Ruswah/KKN). Pada tahun 2005 mengunjungi Kucing, Malaysia, dalam rangka kerjasama perdagangan daerah perbatasan antar kedua negara (Indonesia dan Malaysia).

Pada tahun 2005 mengunjungi Singapura, Hongkong, Taiwan, dan China, sebagai konsultan investasi bidang perikanan laut untuk Pemda Jawa Barat. Pada tahun 2006, bersama dengan Menteri Perdagangan ke Afrika Selatan (Capetown dan Johannesburg) dan ke Monzambiq, dalam rangka kerjasama bidang perdagangan antar negara, kemudia ke China (Shanghai dan Beijing) bersama dengan Menteri Perindustrian, dalam rangka kerjasama pembuatan industri kapal laut. Pada tahun 2006, juga ke India (Bombay dan New Delhi) dalam rangka studi banding RUU Sistim Resi Gudang. Akhir tahun 2006, memimpin rombongan Komisi VI DPR RI, ke Kore Selatan dan Amerika Serikat, dalam rangka mendapatkan masukan tentang RUU Penanaman Modal. Pada tahun 2007 bersama Presiden Republik Indonesia menghadiri “the 3rd World Islamic Economic Forum” selama tiga hari (27-29 Mei 2007) di Malaysia. Selanjutnya, pada bulan Juni 2007 memimpin rombongan Komisi VI DPR RI ke Jepang dalam rangka Kunjungan Kerja, termasuk Sosialisasi Undang-Undang tentang Penanaman Modal.